Universitas Balikpapan Gelar Orientasi PPG Guru Tertentu Tahap 4 Tahun 2025: Wujud Komitmen Mencetak Guru Profesional dan Berintegritas

Universitas Balikpapan Gelar Orientasi PPG Guru Tertentu Tahap 4 Tahun 2025: Wujud Komitmen Mencetak Guru Profesional dan Berintegritas

Balikpapan, Selasa, 4 November 2025. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Balikpapan kembali menyelenggarakan kegiatan Orientasi Akademik Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu Tahap 4 Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi lanjutan dari rangkaian orientasi sebelumnya, yang bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada para mahasiswa PPG mengenai kebijakan, sistem pembelajaran, serta arah strategis pelaksanaan PPG di lingkungan LPTK Universitas Balikpapan.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh seluruh mahasiswa PPG Guru Tertentu Tahap 4 serta para dosen dan guru pamong pendamping. Orientasi akademik kali ini menghadirkan tiga narasumber kompeten, yakni Dr. Firman, S.Ag., M.S.I., Dr. Casmudi, M.M., dan Aurel Azzahra, S.Pd., yang masing-masing membahas topik berbeda namun saling melengkapi dalam mendukung kesiapan akademik peserta PPG.

 

Materi Pertama: Kebijakan PPG Guru Tertentu Tahap 4 Tahun 2025

1762223887.webp

Sesi pertama disampaikan oleh Dr. Firman, S.Ag., M.S.I., yang membawakan materi bertajuk “Kebijakan PPG Guru Tertentu Tahap 4 Tahun 2025”. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa pelaksanaan PPG Guru Tertentu tahun 2025 mengacu pada kebijakan terbaru Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yang menekankan pentingnya peningkatan mutu dan integritas calon guru profesional.

Kebijakan tersebut meliputi beberapa poin penting, antara lain:

1. Seleksi dan rekrutmen peserta berdasarkan kebutuhan guru nasional, data Dapodik, serta hasil verifikasi kelayakan.

2. Model pembelajaran berbasis daring dan luring terintegrasi, yang menekankan fleksibilitas, efisiensi, dan efektivitas pelaksanaan PPG.

3. Penilaian berbasis kinerja (performance-based assessment) yang menilai kemampuan nyata guru dalam merancang, melaksanakan, dan merefleksikan praktik pembelajaran.

4. Fokus pada kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian, sesuai standar nasional pendidik.

5. Dukungan penguatan digitalisasi pembelajaran, sesuai arah kebijakan Merdeka Belajar dan transformasi guru abad ke-21.

Dr. Firman juga menekankan bahwa keberhasilan PPG tidak hanya ditentukan oleh penyelesaian administrasi atau penilaian akhir, tetapi juga oleh komitmen dan konsistensi peserta dalam menjalani seluruh proses pembelajaran dengan integritas dan tanggung jawab tinggi. Kebijakan PPG Guru Tertentu Tahap 4 ini dirancang agar guru mampu menjadi pembelajar reflektif dan adaptif terhadap perubahan pendidikan. FKIP Universitas Balikpapan berkomitmen mendukung penuh implementasi kebijakan Dirjen GTK ini agar para peserta siap menjadi guru profesional yang unggul. 

 

Materi Kedua: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

1762224981.webp

Sesi kedua disampaikan oleh Dr. Casmudi, M.M. dengan materi berjudul “Implementasi Pembelajaran Mendalam dalam PPG Guru Tertentu”. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam merupakan pendekatan yang menekankan pemahaman konseptual, keterampilan berpikir kritis, serta kemampuan reflektif peserta dalam menerapkan pengetahuan pada situasi nyata di kelas.

Dr. Casmudi, M.M memaparkan bahwa dalam konteks PPG, pendekatan pembelajaran mendalam mendorong mahasiswa untuk tidak sekadar memahami teori pendidikan, tetapi juga menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan solusi pembelajaran yang relevan dengan karakteristik siswa dan lingkungan sekolahnya. Beberapa poin penting dari materi beliau antara lain: Penerapan model pembelajaran berbasis proyek dan refleksi praktik nyata (reflective teaching practice). Penguatan kolaborasi dan coaching antara dosen, guru pamong, dan peserta PPG.

  • Penggunaan Learning Management System (LMS) PPG Kemendikdasmen secara efektif sebagai wadah dokumentasi dan penilaian proses belajar. Pentingnya mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dalam merancang pembelajaran di kelas. Guru masa depan harus mampu menginspirasi dan memfasilitasi proses belajar yang bermakna. Pembelajaran mendalam bukan hanya soal mengajar lebih lama, tetapi mengajar lebih bermakna.

  •  

Materi Ketiga: Penggunaan Ruang GTK bagi Peserta PPG Guru Tertentu

1762234830.webp

Sesi ketiga dibawakan oleh Aurel Azzahra, S.Pd., dengan materi “Penggunaan Ruang GTK bagi Guru Tertentu Tahap 4 Tahun 2025”.
Dalam paparannya, Aurel Azzahra, S.Pd menjelaskan secara rinci fungsi, akses, dan pemanfaatan fitur-fitur utama dalam platform Ruang GTK yang menjadi media resmi Dirjen GTK untuk mengelola seluruh data dan aktivitas peserta PPG.

Materi ini mencakup panduan teknis mulai dari prosedur login akun GTK, pengisian data profil, pemantauan progres belajar, akses modul pembelajaran, hingga unggah dokumen pelaporan dan sertifikasi. Selain itu, peserta juga diberikan simulasi langsung mengenai tata cara sinkronisasi akun LMS dengan Ruang GTK, agar tidak terjadi kendala selama proses pelaksanaan PPG. Ruang GTK adalah sistem terintegrasi yang memfasilitasi guru untuk mengakses berbagai layanan pendidikan dan pelatihan secara efisien. Dengan memahami cara penggunaannya, peserta PPG dapat memantau kemajuan akademik dan administratif secara mandiri,

 

Melalui kegiatan orientasi akademik ini, diharapkan para peserta PPG Guru Tertentu Tahap 4 Tahun 2025 FKIP Universitas Balikpapan memahami arah kebijakan nasional dan mampu mengimplementasikan strategi pembelajaran mendalam dalam praktik profesionalnya. FKIP Universitas Balikpapan berkomitmen terus mendukung dan memfasilitasi para calon guru profesional agar siap menghadapi Uji Kompetensi PPG (UKPPPG) dan menjadi pendidik unggul yang membawa semangat perubahan bagi dunia pendidikan Indonesia.

 

1762223961.webp1762223961.webp

 

🖋️ Penulis: Tim PPG LPTK FKIP Universitas Balikpapan
📸 Dokumentasi: Panitia PPG Guru Tertentu 2025